Wednesday, 15 November 2017

Tips Membuat Travel Blog

Tips membuat travel blog atau lebih tepatnya membuat dan mengelola blog untuk pemula seperti saya sebenarnya juga masih tingkat pemula, tapi tidak ada salahnya saya berbagi pengalaman untuk membuat dan mengelola blog dalam hal ini adalah blog dengan tema / nice travel. Tampak songong sekali saya menyebut “pemula” seolah-olah saya seorang senior yang tahu segalanya. Tunggu dulu, kata “pemula” di sini dapat diartikan sebagai orang yang akan memulai membuat blog baru atau orang yang sudah lama terjun di dunia blog. Loh kok bisa orang yang sudah lama terjun di dunia blog dikategorikan sebagai “pemula”? Percayalah, di dalam dunia teknologi, ungkapan “di atas langit, masih ada langit” akan terus berlaku selamanya. Jangan salah, orang yang sudah lama berkecimpung di dunia blog pun terkadang masih kurang percaya diri dan masih perlu banyak belajar seolah-olah mereka adalah seorang newbie yang baru kemarin sore membuat blog. Selalu saja ada hal yang baru yang tak ada habisnya untuk dipelajari.
Okelah, tulisan berikut adalah tips yang terinspirasi dari pengalaman  saya dalam membangun zonatravelling.com. Hal-hal yang perlu diketahui jika kamu ingin memulai membuat blog dan terus bertahan di dunia blog antara lain sebagai berikut:
 
1. Mendaftar Blog
Langkah pertama adalah dengan mendaftar blog. Tentu saja ini syarat mutlak untuk membuat blog. Banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk membuat blog. Cobalah yang gratisan dulu misalnya WordPress.com, Blogger.com (blogspot), Tumbr.com atau penyedia blog gratis lainnya. Coba berbagai macam platform tersebut, kemudian tentukan platform mana yang kamu suka dan kamu nyaman memakainya. Mengapa mencari yang gratis? Karena membangun blog itu membutuhkan konsistensi. Penyakit blogger yang sering kambuh adalah malas meng-update blog. Saya pun juga sering mengalaminya. Bahkan, saya pernah berbulan-bulan tidak menulis di blog. Maka dari itu, untuk tahap awal saya sarankan menggunakan blog gratisan terlebih dahulu. Jika sudah mantap dan mampu membayar untuk jangka panjang, baru dipikirkan membangun blog dengan domain sendiri. Percuma kan sudah membayar mahal-mahal tapi tidak pernah diurus?

Awalnya, website zonatravelling.com juga menggunakan jasa blog gratisan di Blogger.com (blogspot) dengan nama blog zontrav.blogspot.com. Terus, bagaimana jika sudah menulis banyak artikel, kemudian pengen pindah ke blog dengan nama (domain) sendiri? Apakah saya harus menulis ulang artikel-artikel tersebut ke blog baru saya? Kan capek. Misalnya saya sudah banyak menulis artikel di zontrav.blogspot.com, apakah artikel tersebut bisa dipindah secara praktis ke website pribadi dengan domain zonatravelling.com dengan menghilangkan embel-embel .blogspot.com? Bisa. Tenang saja. Tulisanmu bisa dipindah semua. Yang penting daftar blog dulu. Tutorial membuat blog selengkapnya bisa dibaca di link ini –> Tutorial Membuat Blog di blogger.com
 
2. Tentukan nama subdomain
Apa itu domain? Apa itu subdomain? Tak perlu panjang lebar menjelaskan definisinya, contoh di bawah ini mungkin akan menjelaskan segalanya.

Contoh domain: blogspot.com

Contoh subdomain: zontrav.blogspot.com

Karena masih menggunakan blog gratisan, mau tidak mau blog kita harus menjadi subdomain dari penyedia jasa blog gratisan. Tentukan nama subdomain-mu matang-matang. Bisa menggunakan namamu, bisa menggunakan nama lainnya. Perlu diingat nama subdomain/domain ini akan menempel selamanya seperti merek sebuah produk, jadi perlu dipikirkan matang-matang. Misalnya saya menggunakan subdomain zontrav ( zona travelling ) karena blog saya akan saya isi dengan artikel jalan-jalan. Tidak mungkin dong blog dengan tema jalan-jalan mempunyai nama trikbisnisinternet.blogspot.com hehehe 😅

Sebaiknya, pemilihan tema blog juga spesifik, misalnya blog jalan-jalan berisi artikel tentang reportase jalan-jalan, kuliner, tips seputar jalan-jalan, fotografi, dan segala hal yang berhubungan dengan jalan-jalan. Pernah gak kamu membayangkan sebuah blog dengan tema gado-gado? Misalnya satu blog berisi artikel reportase jalan-jalan, tips merawat motor, tata boga, lowongan pekerjaan, apalagi cerita porno. Agak aneh bukan? Jika membuat blog atau artikel blog, posisikan dirimu sebagai pembaca blog yang membaca blog kamu. Bikin supaya pembaca blog nyaman dan ketagihan dengan blog kamu.

Sekali lagi pilih subdomainmu matang-matang karena akan selamanya menggunakan nama subdomain ini! Jika blog blablabla.blogspot.com mu sukses dan kamu ingin mempunyai domain sendiri, agak lucu jika kamu mengubahnya menjadi oleoleoleole.com, bukan menjadi blablabla.com. Pembaca setiamu akan kebingungan mencari blog favoritnya yang telah berubah nama secara ajaib tersebut.

3. Menulis
Konten tulisan adalah nyawa blogmu. Seburuk apapun tampilan blogmu, jika pembaca sangat membutuhkan informasi di dalam blogmu, dia akan tetap menikmati tulisanmu. Konsep inner beauty sangat berlaku di sini. Ada dua pilihan cara menulis di blog:

a. Menulis dengan teknik yang baik dan benar
Umumnya, artikel yang baik dan benar menggunakan teknik-teknik penulisan sebagai berikut:
– Dalam satu paragraf, paling tidak terdiri dari 2 kalimat.
– Dalam satu paragraf, terdapat kalimat utama yang menjadi topik pembicaraan di paragraf tersebut. Kemudian kalimat utama tersebut dibumbui dengan kalimat-kalimat pendukung untuk menunjang informasi yang terkandung di dalamnya.
– Permanis paragraf dengan kata sambung, kalimat lucu, kalimat sambung ke paragraf selanjutnya, kalimat bombastis, dan kata-kata gaul.
 
b. Lupakan tips (a) yang ribet, menulislah sesukamu (freewriting)
Ya… Lupakan teknik menulis yang baik dan benar yang sudah dijelaskan di atas. Mulailah menulis bebas atau yang lebih dikenal dengan istilah freewriting. Ungkapkan semua yang ada di kepalamu. Setelah kamu menuangkan semua yang ada di pikiran dalam bentuk tulisan, baca sekali lagi tulisanmu untuk memperbaiki typo atau salah penulisan. Jangan takut kualitas tulisanmu jelek. Takut dan malu hanya akan membuatmu berhenti menulis. Ini adalah blogmu, kamu yang punya, kamu yang mengatur segalanya. Saran dan masukan dari orang lain diterima dengan senang hati, cemoohan dan nyinyiran silakan suruh bikin blog sendiri. Gampang kan? Semua butuh proses. Saya sendiri kadang geli sendiri membaca artikel-artikel awal di blog saya. Artikel tersebut dibuat dengan asal-asalan, yang penting hajar. Menurut saya, justru inilah serunya menulis. Yah, walaupun sampai sekarang masih harus banyak belajar menulis, paling tidak tulisan saya sekarang sudah lebih mending dibanding awal-awal ngeblog.

Sertakan gambar dengan ukuran file yang kecil. Kompres atau resize dulu foto-foto yang akan kamu upload dalam ukuran yang lumayan kecil antara 30-200kilobyte (kb). Ukuran foto yang terlalu kecil akan membuat kualitas gambar menjadi jelek. Ukuran foto yang terlalu besar akan membuat loading blog menjadi lambat. Dua-duanya berakibat sama: pembaca akan buru-buru meninggalkan blog kamu.

Berapa jumlah kata dalam satu artikel di blog? Ada beberapa orang bilang harus di atas 300 kata, ada yang menyebut harus di atas 500 kata, bahkan ada yang mempunyai target di atas 1000 kata dalam satu artikel. Mana yang benar? Semuanya benar. Saya mempunyai artikel yang mempunyai jumlah kata yang amat sedikit, namun artikel tersebut banyak dicari orang di Google. Kok bisa? Karena saya menyertakan foto yang bagus dalam artikel tersebut. Mesin logaritma pencarian mereka selalu berubah megikuti perkembangan zaman. Terus aku kudu piye aku harus bagaimana? Tips saya: teruslah menulis dan sertakan foto yang bagus dengan ukuran file yang kecil. Biar waktu yang menjawab.

Jika kamu sudah menulis banyak artikel, baca sekali lagi artikel tersebut dan temukan style menulismu. Ini yang nantinya menjadi ciri khas blogmu. Contoh style menulis saya adalah dengan menyertakan quote dari orang-orang terkenal di awal sebuah artikel. Ciri khas masing-masing orang tak harus sama, pun juga tak harus berbeda. Sering-sering jalan-jalan ke blog lain untuk melihat style menulis mereka. Gaya menulis para bloger tersebut boleh ditiru, boleh tidak. Yang paling penting adalah temukan ciri khasmu sendiri.

4. Submit blog kamu ke search engine  webmaster
Supaya blogmu cepat ‘digerayangi’ oleh search engine semacam Google, Bing, atau Yahoo, daftarkan blogmu ke webmaster mereka. Memasukkan blog yang masih baru ke search engine webmaster ini sangat penting. Bagaimana search engine tahu kamu punya blog, kalo kamu tidak agresif memberitahu mereka? Sebenarnya lama-kelamaan search engine akan menggerayangi blog-mu secara otomatis, tapi untuk mempercepatnya, lebih baik memang submit sendiri ke webmaster mereka. Jika kamu seorang selebritis mungkin tak perlu melakukan hal ini karena Google/Bing/Yahoo yang akan menggerayangi blogmu secara otomatis karena biasanya banyak yang mengakses blogmu.

Bagaimana cara submit blog ke search engine webmaster? Gampang. Login ke Google Webmaster dengan akun Google/Gmailmu. Masukkan website mu, ikuti semua perintahnya. Untuk Bing Webmaster lebih gampang lagi karena tak perlu login.
 
5. Lihat statistik pengunjung sesering mungkin
Cobalah sesering mungkin menengok statistik blogmu. Sering kita akan menemukan keyword-keyword tidak masuk akal bin ajaib yang masuk melalui search engine seperti Google, Bing, atau Yahoo. Keyword-keyword ini menjadi hiburan tersendiri bagi pemilik blog seperti saya. Menurut saya, membaca statistik blog adalah bagian terseru dari suatu blog. Sering-seringlah melihat statistik blog ini karena akan merangsangmu untuk tetap terus menulis. Lihat panduan lengkapnya disini.
 
6. Bangun komunitas
Banyak blog yang sukses karena pemiliknya sering blogwalking (berkunjung ke blog lain dan juga kadang meninggalkan komen). Banyak juga blogger sukses karena membentuk komunitas atau bergabung dengan komunitas blogger sehingga banyak yang berkunjung ke blognya. Membangun komunitas melalui sosial media juga dapat menarik pengunjung ke blog. Sayang sekali tingkat kemalasan saya yang luar biasa tinggi ini membuat saya jarang melakukan teknik ke-6 ini. Lebih tepatnya, saya punya pekerjaan tetap diluar travel blogger yang membuat saya tidak sering blogwalking. Akibatnya? Ya, tidak ada tambahan asupan kunjungan hehehe.

7. Mau komen kok dibikin repot sih?
Pernah kah menjumpai artikel blog yang bagus, trus kita mau komen, eh ternyata harus daftar dulu? Kan males. Akhirnya kita gak jadi komen deh. Nah, untuk menghargai para pembaca yang mau komen coba deh lebih dilonggarin dikit aja. Sebenarnya untuk blogspot sudah menyertakan kolom komentar otomatis di bawah postingan tetapi bisa di ganti dengan disqus. Baca tutorialnya disini.

Ada satu lagi tips ngeblog yang bermanfaat: Desain grafis. Bukan syarat mutlak, tapi kemampuan dalam desain grafis dapat membantu mempercantik tampilan blog dan artikel. Kemampuan desain grafis juga memberi nilai plus, tapi bukanlah sesuatu yang wajib. Jadi tidak perlu dirisaukan. Jika kamu punya kemampuan ini, that’s great. Jika tidak, it doesn’t really matter. Teruslah menulis sesuatu yang menarik.

Itu tadi beberapa tips yang dapat saya bagikan. Oh iya, kalau ada tips lain yang bisa dibagikan, komen di bawah ya…

Banyak blogger yang bosan dan akhirnya meninggalkan dunia blog. Akibatnya, banyak blog yang mati suri atau malah mati beneran. Tips dari saya, selalu lihat poin 5 dan 6 jika kamu ingin blogmu bisa bertahan lama. Sangat disayangkan jika sesuatu yang kamu bangun dengan susah payah berakhir menjadi rongsokan di dunia maya. ya kan?

Well, sekali lagi anggaplah dirimu adalah sang tuan dan blogmu adalah piaraanmu. Jika piaraanmu kamu pelihara dengan baik, dia akan tumbuh dengan baik. Jika peliharaanmu kamu telantarkan, dia akan sekarat bahkan mati secara perlahan. Jika terlalu mengkhawatirkan kondisi peliharaanmu, berarti dia sudah berubah menjadi tuanmu dan kamu menjadi budaknya.

Oh iya… Jujur saya pribadi tidak suka dengan embel-embel WordPress.com, blogspot.com. tumblr.com, dan lain sebagainya di belakang nama blog saya. Bagaimana cara menghilangkan embel-embel tersebut sehingga kita akan mempunyai blog/website pribadi? Silahkan jika Anda ingin merubah nama domain lebih menarik lagi bisa baca di sini : Cara Mengganti Blogspot.Com dengan Domain Sendiri (Custom Domain)

Share this

Comments
0 Comments

0 Comment to "Tips Membuat Travel Blog"

Post a Comment